Modus penipuan mengatas namakan opsel

Modus penipuan mengatas namakan Operator Seluler makin merajalela. Dan tawaran untuk menjebak calon korban pun semakin menggiurkan. Ada berbagai macam hadiah yang ditawarkan mulai dari mobil, motor, emas hingga sejumlah uang tunai.

Dengan iming-iming begitu besarnya hadiah yang ditawarkan, tentunya sangat menggiurkan bila kita bisa mendapatkan salah satu dari hadiah tersebut. Namun, kita juga jangan langsung begitu saja tergiur dengan hadiah-hadiah yang ditawarkan, karena sedikit saja kita lengah dan kurang waspada, bukan hadiah yang akan kita dapat, melainkan uang kita akan akan raib.

Namun, bukan hanya melalui iming-iming hadiah. Penipuan melalui perangkat ponsel dapat terjadi melalui akun BBM dengan pendekatan berita palsu seperti penipuan dengan modus pencurian akun BBM yang pernah dialami oleh teman saya. Dan siang tadi, saya mendapatkan SMS tentang informasi bahwa saya menjadi pemenang ke-4 dari undian yang dilakukan oleh salah satu operator seluler.


Nah, jika sobat juga mendapatkan SMS seperti yang saya terima, berikut ini akan saya share bagaimana mengetahui apakah SMS tersebut penipuan dan bagaimana cara mengenali dan mengatasinya.

Logikanya, sebuah operator seluler yang sudah memiliki nama besar tentunya akan menyebarkan informasi baik melalui media cetak, televise maupun internet melalui website resmi mereka jauh sebelum diadakan pengundian.

Langkah awal yang perlu dilakukan jika menerima SMS semacam itu adalah tenang dan jangan langsung tergiur dengan hadiah yang ditawarkan. Biasanya, didalam sms tersebut disertakan link/tautan yang mengarah pada website mereka (si penipu). Ingat, operator seluler yang sudah ada di Indonesia, semua sudah memiliki website resmi. Jadi untuk mengetahui apakah sms tersebut adalah penipuan, periksa langsung ke website resmi operator seluler yang bersangkutan. Atau simple nya adalah, jika tautan atau link yang tertera pada sms berbeda dengan website resmi operator seluler yang dimaksud, sudah bisa dipastikan sms tersebut adalah penipuan. Perhatikan gambar dibawah ini



Selain itu, sebelumnya para penipu menggunakan layanan subdomain gratis seperti blogspot/blogger untuk membuat website mereka. Secara logika, operator seluler yang sudah memiliki nama, sangat aneh sekali jika masih menggunakan layanan gratisan seperti blogspot ataupun sejenisnya.

Lalu bagaimana jika didalam sms yang diterima, tautannya tidak menggunakan blogspot ataupun sejenisnya, melainkan sudah menggunakan domain TLD (Top Level Domain)? Gampang, dan ini masih menjadi keyakinan saya bahwa sang penipu masih menggunakan yang gratisan. Bagaimana cara membuktikannya? Silahkan kunjungi website yang tertera di dalam sms melalui browser komputer ( kalo dari browser smartphone saya belum tau caranya :D ) lalu tekan ctrl+U maka akan muncul source script dari website tersebut. Dan, jika dicermati didalamnya masih menggunakan blogspot/blogger. Perhatikan gambar dibawah ini.


Lalu, apa yang harus dilakukan setelah itu? Sobat bisa saja langsung mengabaikan atau mungkin saja bisa mencoba untuk membuat laporan bahwa website tersebut adaah penipuan dan agar bisa segera dilakukan pemblokiran. Caranya bisa dengan mencoba mencari informasi domain yang digunakan. Jika menggunakan subdomain dari blogspot, silahkan buat laporan ke google tentang blog penipuan tersebut.

Namun, jika website tersebut menggunakan domain TLD, bisa mengunjungi website who.is melalui browser sobat lalu masukkan nama domain si penipu lalu enter. Perhatikan gambar



Setelah itu, maka akan muncul informasi terkait dengan domain tersebut seperti informasi tentang email pemilik domain, dimana domain tersebut terdaftar dan juga dimana hosting tempat domain tersebut tinggal. Lihat gambar



Dengan informasi tersebut, kita bisa segera melaporkan ke tempat diaman domain tersebut didaftarka. Selanjutnya, tinggal tunggu admin penyedia layanan domain melakukan tindakan berdasarkan laporan yang sudah kita buat.
Judul: Modus penipuan mengatas namakan opsel; Ditulis oleh Mr. Shinto; Rating Blog: 5 dari 5

Related Posts:

0 Response to "Modus penipuan mengatas namakan opsel"

Posting Komentar

- -